Get cash from your website. Sign up as affiliate.

kumpulbloger

Tampilkan postingan dengan label askep jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label askep jiwa. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Juli 2011

ASKEP GANGGUAN HUBUNGAN SOSIAL


Manusia adalah mahkluk, untuk mencapai kepuasan dalam kehidupan , bina hubungan interpersonal yang positif.

I.                   Pengertian
Dibawah ini ada beberapa pengertian menurut tokoh tokoh antara lain ;
Stuart and Sudden (1998)
Hubungan interpersonal yang sehat terjadi jika individu yang terlibat saling merasakan kedekatan, sementara identitas pribadi masih tetap   dipertahankan.

Rogers
Karakteristik hubungan yang sehat : terbuka, menerima orang lain sebagaisebagai orang yang mempunyai nilai sendiridan adanya rasa empati.

Gangguan hubungan social
Pengertian:
Keadaan dimana seorang individu berpartisipasi  dalam kuantitas yang berlebihan atau tidak cukup atau ketidakefektifan kualitas pertukaran sosial (Townsend,1998)
Selengkapnya download di sini free

ASKEP CURIGA


A. LATAR BELAKANG
            Perilaku curiga merupakan gangguan berhubungan dengan orang lain dan lingkungan yang ditandai denganperasaan tidak percaya dan ragu-ragu. Perilaku tersebut tampak jelas saat individu berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan .
            Apabila masalah curiga tidak diatasi, maka akan menimbulkan maslah-masalah lain seperti : menarik diri, kurang minat dalam kebersihan diri yang dapat menyebabkan penampilan diri kurang adekuat. Dapat juga menyebabkan pengungkapan marah yang tidak konstruktif, sehingga dapat melukai diri sendiri dan orang lain. Kelompok juga sulit menemukan literatur yang membahas tentang perilaku curiga.

Selengkapnya download  di sini free

ASKEP HALUSINASI


A. Latar Belakang
      Halusinasi merupakan akibat adanya gangguan dalam proses berpikir dan orientasi realitas. Individu tidak mampu membedakan rangsangan internal dan eksternal. Halusinasi didefinisikan sebagai persepsi sensori dari suatu obyek tanpa adanya suatu rangsangan dari luar. Gangguan persepsi ini meliputi seluruh panca indra.
      Disfungsi yang terjadi pada halusinasi menggambarkan hilangnya kemampuan menilai realitas, klien hidup dalam dunianya sendiri dan merasa terganggu dalam interaksi sosialnya sehingga menyebabkan gangguan berhubungan sosial, komunikasi  susah, dan kadang-kadang membahayakan diri klien, orang lain maupun lingkungan, menunjukan bahwa klien memerlukan pendekatan asuhan keperawatan secara intensif dan komprenhensif.

selengkapnya download di sini free

Minggu, 10 Juli 2011

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN DELIRIUM


I. KONSEP DASAR

A. Pendahuluan
Psikosa secara sederhana dapat didefinisikan sebai suatu gangguan jiwa dengan kehilangan rasa kenyataan (sense of reality). Keadaa ini dapat digambarkan bahwa psikosa ialah gangguan jiwa yang serius, yang timbuk karena penyebab organik ataupun emosional (fungsional) dan yang menunjukkan ganggua kemampuan berpikir, bereakasi secara emosional, mengingat, berkomunikasi, menafsirkan kenyataan dan bertindak sesuai dengan kenyataan itu, sedemikian rupa sehingga kemampuan untuk memenuhi tuntutan hidup sehari-hari sangat terganggu. Psikosa ditandai oleh perilaku yang regresif, hiudp  perasaan tidak sesuai , berkurangnya pengawasan terhadap impuls-impuls serta waham dan halusinasi.

Menninger telah menyebutkan lima sindroma klasik yang menyertai sebagian besar pola psikotik :
1.       Perasan sedik, bersalah dan tidak mampu yang mendalam
2.        keadaan terangsang yang tidak menentu dan tidak terorganisasi, disertai pembicaraan dan motorilk yang berlebihan
3.       regresi ke otisme manerisme pembicaran dan perilaku, isi pikiran yanng berlawanan, acuh tak acuh terhadap harapan sosial.
4.       preokupasi yang berwaham, disertai kecurigaan, kecendrungan membela diri atau rasa kebesaran
5.       keadaan bingung dan delirium dengan disorientasi dan halusinasi.

B. Pengertian
Delirium adalah sindroma otak organik karena fungsi atau metabolisme otak secara umum atau karena keracunan yan menghambat mnetabolisme otak.

selengkapnya download di sini gratis

ASKEP HALUSINASI DENGAR


TINJAUAN KASUS
Asuhan keperawatan pada klien dengan halusinasi dengar dilaksanakan mulai tanggal 20 Maret 2001 sampai dengan 23 Maret 2001 menggunakan 5 tahap proses keperawatan yaitu pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi.

Pengkajian

1. Pengumpulan data
a.    Identitas klien
Nama                                  : Nn. (S)
Jenis kelamin                      : Perempuan
Umur                                  : 40 tahun
Agama                                : Islam
Alamat                                :
Suku /bangsa                      : Jawa / Indonesia
Bahasa yang dipakai           : Bahasa Jawa
Status perkawinan              : Belum kawin
Pekerjaan                            : Tidak bekerja
Pendidikan                         : Kelas IV SD
Ruang rawat                       :
Rekam Medik                     :
Tanggal masuk                    :
Tanggal pengkajian :

selengkapnya download di sini

jejering sosial yang membayar memebrnya, buruan join

klik dapet duwit

DbClix

daftar mp3 gratis