Get cash from your website. Sign up as affiliate.

kumpulbloger

Senin, 11 Juli 2011

ASKEP CURIGA


A. LATAR BELAKANG
            Perilaku curiga merupakan gangguan berhubungan dengan orang lain dan lingkungan yang ditandai denganperasaan tidak percaya dan ragu-ragu. Perilaku tersebut tampak jelas saat individu berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan .
            Apabila masalah curiga tidak diatasi, maka akan menimbulkan maslah-masalah lain seperti : menarik diri, kurang minat dalam kebersihan diri yang dapat menyebabkan penampilan diri kurang adekuat. Dapat juga menyebabkan pengungkapan marah yang tidak konstruktif, sehingga dapat melukai diri sendiri dan orang lain. Kelompok juga sulit menemukan literatur yang membahas tentang perilaku curiga.

Selengkapnya download  di sini free

ASKEP HALUSINASI


A. Latar Belakang
      Halusinasi merupakan akibat adanya gangguan dalam proses berpikir dan orientasi realitas. Individu tidak mampu membedakan rangsangan internal dan eksternal. Halusinasi didefinisikan sebagai persepsi sensori dari suatu obyek tanpa adanya suatu rangsangan dari luar. Gangguan persepsi ini meliputi seluruh panca indra.
      Disfungsi yang terjadi pada halusinasi menggambarkan hilangnya kemampuan menilai realitas, klien hidup dalam dunianya sendiri dan merasa terganggu dalam interaksi sosialnya sehingga menyebabkan gangguan berhubungan sosial, komunikasi  susah, dan kadang-kadang membahayakan diri klien, orang lain maupun lingkungan, menunjukan bahwa klien memerlukan pendekatan asuhan keperawatan secara intensif dan komprenhensif.

selengkapnya download di sini free

Minggu, 10 Juli 2011

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN DELIRIUM


I. KONSEP DASAR

A. Pendahuluan
Psikosa secara sederhana dapat didefinisikan sebai suatu gangguan jiwa dengan kehilangan rasa kenyataan (sense of reality). Keadaa ini dapat digambarkan bahwa psikosa ialah gangguan jiwa yang serius, yang timbuk karena penyebab organik ataupun emosional (fungsional) dan yang menunjukkan ganggua kemampuan berpikir, bereakasi secara emosional, mengingat, berkomunikasi, menafsirkan kenyataan dan bertindak sesuai dengan kenyataan itu, sedemikian rupa sehingga kemampuan untuk memenuhi tuntutan hidup sehari-hari sangat terganggu. Psikosa ditandai oleh perilaku yang regresif, hiudp  perasaan tidak sesuai , berkurangnya pengawasan terhadap impuls-impuls serta waham dan halusinasi.

Menninger telah menyebutkan lima sindroma klasik yang menyertai sebagian besar pola psikotik :
1.       Perasan sedik, bersalah dan tidak mampu yang mendalam
2.        keadaan terangsang yang tidak menentu dan tidak terorganisasi, disertai pembicaraan dan motorilk yang berlebihan
3.       regresi ke otisme manerisme pembicaran dan perilaku, isi pikiran yanng berlawanan, acuh tak acuh terhadap harapan sosial.
4.       preokupasi yang berwaham, disertai kecurigaan, kecendrungan membela diri atau rasa kebesaran
5.       keadaan bingung dan delirium dengan disorientasi dan halusinasi.

B. Pengertian
Delirium adalah sindroma otak organik karena fungsi atau metabolisme otak secara umum atau karena keracunan yan menghambat mnetabolisme otak.

selengkapnya download di sini gratis

ASKEP HALUSINASI DENGAR


TINJAUAN KASUS
Asuhan keperawatan pada klien dengan halusinasi dengar dilaksanakan mulai tanggal 20 Maret 2001 sampai dengan 23 Maret 2001 menggunakan 5 tahap proses keperawatan yaitu pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi.

Pengkajian

1. Pengumpulan data
a.    Identitas klien
Nama                                  : Nn. (S)
Jenis kelamin                      : Perempuan
Umur                                  : 40 tahun
Agama                                : Islam
Alamat                                :
Suku /bangsa                      : Jawa / Indonesia
Bahasa yang dipakai           : Bahasa Jawa
Status perkawinan              : Belum kawin
Pekerjaan                            : Tidak bekerja
Pendidikan                         : Kelas IV SD
Ruang rawat                       :
Rekam Medik                     :
Tanggal masuk                    :
Tanggal pengkajian :

selengkapnya download di sini

Jumat, 08 Juli 2011

ASUHAN KEPERAWATAN GAGAL GINJAL KRONIK


1. Pengertian
Gagal ginjal kronik (GGK) adalah penurunan faal ginjal yang menahun, yang pada umumnya tidak reversibel dan cukup lanjut (R.P. Sidabutar Suhardjono, E.J. Kapojos).
2. Tahap-tahap gagal ginjal kronik sesuai dengan nilai test klirens kreatinin (TKK).
a. 100-76 ml/menit, disebut insufisiensi ginjal berkurang.
b. 75-26 ml/menit disebut insufisiensi ginjak kronik.
c. 25-0 ml/menit disebut gagal ginjal kronik.
d. < 5 ml/menit disebut gagal ginjal terminal.
3. Etiologi
a. Glomerulonefritis kronik
b. Penyakit ginjal obstruksi dan infeksi
c. Glomerulonefritis lupus
d. Nefrosklerosis hipertensi
e. Nefropati diabetik
  
selengkapnya download free di sini

ASKEP OSTEOPOROSIS

1.   Definisi Osteoporosis

         Osteoporosis adalah kondisi dimana terjadi peningkatan porositas dari tulang. Atau dengan kata lain adalah sugresif dari masa tulang, sehingga memudahkan terjadinya patah tulang (Albright  JA, 1979).
         Bagian tulang yang umumnya diserang adalah (Djoko Roeshadi, 2001):
1.Pada tulang radius distal
2.Pada tulang vertebrae
3.Pada tulang kollum femur / pelvis

2.   Pembagian Osteoporosis

         Chehab Rukmi Hylmi (1994) membagi osteoporosis sebagai berikut :
1.Osteoporosis Primer
2.Osteoporosis Sekunder
3.Osteoporosis Idiopatic 
 Selengkapnya download free di sini

ASKEP PNEUMONIA

I.                   Pengertian

Pneumonia adalah penyakit inflamasi pada paru yang dicirikan dengan adanya konsolidasi akibat  eksudat yang masuk dalam area alveoli. (Axton & Fugate, 1993)

II.                Penyebab

-         Virus Influensa
-         Virus Synsitical respiratorik
-         Adenovirus
-         Rhinovirus
-         Rubeola
-         Varisella
-         Micoplasma (pada anak yang relatif besar)
-         Pneumococcus
-         Streptococcus
-         Staphilococcus

III.             Tanda dan Gejala

v  Sesak Nafas
v  Batuk nonproduktif
v  Ingus (nasal discharge)
v  Suara napas lemah
v  Retraksi intercosta
v  Penggunaan otot bantu nafas
v  Demam
v  Ronchii
v  Cyanosis
v  Leukositosis
v  Thorax photo menunjukkan infiltrasi melebar

selengkapnya download free   di sini

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN GAGAL NAFAS

A.    Pengertian

Kegagalan pernafasan adalah pertukaran gas yang tidak adekuat sehingga terjadi hipoksia, hiperkapnia (peningkatan konsentrasi karbon dioksida arteri), dan asidosis.
Ventilator adalah suatu alat yang digunakan untuk membantu sebagian atau seluruh proses ventilasi untuk mempetahankan oksigenasi.

B.     Penyebab gagal nafas

  1. Penyebab sentral
    1. Trauma kepala : contusio cerebri
    2. Radang otak : encephalitis
    3. Gangguan vaskuler : perdarahan otak , infark otak
    4. Obat-obatan : narkotika, anestesi
  2. Penyebab perifer
    1. Kelainan neuromuskuler : GBS, tetanus, trauma cervical, muscle relaxans
    2. Kelainan jalan nafas : obstruksi jalan nafas, asma bronchiale
    3. Kelainan di paru : edema paru, atelektasis, ARDS
    4. Kelainan tulang iga/thoraks: fraktur costae, pneumo thorax, haematothoraks
    5. Kelainan jantung : kegagalan jantung kiri
selengkapnya download free di sini

Kamis, 07 Juli 2011

ASKEP SPONDILITIS TBC

A.    Konsep Dasar
1.      Pengertian
Spondilitis tuberculosa adalah infeksi yang sifatnya kronis berupa infeksi granulomatosis di sebabkan oleh kuman spesifik yaitu mycubacterium tuberculosa yang mengenai tulang vertebra (Abdurrahman, et al 1994;  144 )
2.      Faktor yang mempengaruhi timbulnya masalah.
a.       Anatomi dan fisiologi
Kolumna vertebra atau rangkaian tulang belakang adalah pilar mobile melengkung yang kuat sebagai penahan tengkorak, rongga  thorak, anggota gerak atas, membagi berat badan ke anggota gerak bawah dan melindungi medula spinalis. ( John Gibson MD, 1995 : 25 ) 
selengkapnya download free di sini

jejering sosial yang membayar memebrnya, buruan join

klik dapet duwit

DbClix

daftar mp3 gratis